HOT NEWSMETRO JAWA BARAT

Wartawan Jadi Korban Pungli Oknum PHL Cek Fisik Samsat Padalarang Rp. 150.000  

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

PADALARANG, NEWSMETRO.CO – Pegawai Harian Lepas (PHL) loket Cek Fisik samsat Padalarang berinisial D lakuka aksi dugaan Pungutan Liar (PUNGLI).

‎Ironisnya, aksi dugaan Pungli tersebut muncul sepekan setelah Kanit Regident samsat tersebut dijabat oleh pejabat baru berinisial Iptu E.

‎Gilanya lagi, selain pengurus Biro Jasa, aksi dugaan Pungli di loket Cek Fisik ini dilakukan juga  oleh PHL tersebut kepada para wartawan,yang nota bene adalah social control.

‎Ada indikasi bahwa Iptu E   yang baru sepekan  menjabat Kanit Regident di samsat   Padalarang  ini,  diwajibkan oleh oknum petinggi Polda Jawa Barat   untuk menyetor sejumlah uang.

Dengan begitu para pengurus Biro Jasa bahkan wartawan yang mengus dokumen kendaraan di samsat ini, diduga  dijadikan ladang Pungli oleh Iptu E. ‎

Dapat  diketahui bahwa untuk membantu program Presiden Probowo Subianto dalam pemberantasan Pungli, pada agustus 2025 lalu TIM NEWSMETRO.CO bersama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 (LAKI P. 45) pernah melakukan investigasi di samsat Padalarang.  Saat itu tidak ditemukan adanya petugas yang melakukan PUNGLI.

Yang sangat disayangkan, setelah sekian lama samsat ini bersih  dari dugaan PUNGLI, pada Senin (06/ 03/2026) didapati ada oknum Pekerja Harian Lepas (PHL) berinisial D malah melakukan dugaan PUNGLI di loket Cek Fisik.

Aksi dugaan Pungli tersebut mencuat  saat wartawan NM berinisial R mengurus mutasi kendaraan roda empat dari samsat Padalarang  dengan tujuan  samsat Kabupaten Tasikmalaya. Jawa Barat. Senin (06/ 03/2026)

‎Saat mendaftar, tanpa malu – malu oknum PHL tersebut dengan lantang    meminta uang PUNGLI sebesar Rp. 150.000 untuk biaya Cek Fisik kepada R.

BACA JUGA  Simbol Kerukunan Antar Umat Beragama, Korem 071/Wijayakusuma Bersinergi dengan FKUB dalam Sholat Idul Fitri 1446 H

lucunya lagi, padahal  jelas – jelas dokumen yang disodorkan R kepada PHL tersebut   sudah dilengkapi  bantuan Cek Fisik  dari samsat Kabupaten Tasikmalaya, namun sama sekali tidak di hargai oleh PHL tersebut.

‎”Gak  pengaruh pak, meski sudah ada  Cek Fisik bantuan  dari samsat Kabupaten Tasikmalaya tapi sama aja. Tetap bayar. Ujar wartawan NM  tersebut kepada NEWSMETRO.CO menirukan ucapan PHL tersebut.

Menanggapi adanya aksi dugaan PUNGLI  diloket Cek Fisik samsat Padalarang, dan untuk mencegah agar tidak semakin banyak masyarakat yang menjadi  korban, Pimpinan media ini mengintruksikan anggotanya untuk tetap melakukan pemantauan di loket Cek Fisik samsat ini.

Jika selama pemantauan masih ditemukan ada oknum petugas Cek Fisik yang masih melakukan aksi dugaan PUNGLI, maka sesuai fakta jangan ragu untuk mempulikasikannya. Pinta Pimpinan media ini.

Terpisah Rando Oroh, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 (LAKI P. 45) mengatakan, kalau benar tidak ada oknum Petinggi Polda Jawa Barat yang menerima setoran dari Iptu E, maka sebagai bukti, diminta untuk menindak lanjuti  masalah ini dengan serius.

Jika terbukti ada yang melakukan PUNGLI di loket Cek Fisik samsat Padalarang  maka petugas yang paling bertanggung harus ditindak tegas oleh petinggi Polda Jawa Barat.

Hal itu perlu dilakukan, untuk membuktikan   bahwa petinggi Polda Jawa Barat  sama sekali tidak menerima sepeserpun upeti dari Pimpinan samsat Padalarang sebagai mana issu yang beredar dikalangan wartawan. Tutup Rando Oroh, Wasekjen DPP LAKI 45.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi baik dari samsat Padarang maupon Petinggi Polda Jawa Barat.  TIM

 

 

 

Loading

Redaksi

ADMIN