Masih saja terjadi!! Dana PKH Diduga dipotong Oknum pendamping…

Ilham Akbar

CIANJUR, NEWSMETRO.CO – Dana bantuan program keluarga Harapan (PKH) Di Desa Karangharja, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur Jawa Barat diduga disunat. Beberapa warga mengeluhkan Adanya pemotongan Dana Program Keluarga Harapan (PKH) yang diduga dilakukan oleh oknum pendamping Desa. Tak tanggung-tanggung, potongan program tersebut mencapai 100 ribu/KPM.

Salah seorang tokoh pemuda warga Desa Karangharja, Ilham Akbar (24) mengatakan, saya menerima keluhan adanya pemotongan dana PKH tersebut dari beberapa Keluarga Penerima Mangfaat (KPM) PKH tgl 2/5/2020 pada awal Bulan, warga yang mengeluh lebih dari puluhan orang.” Saya tidak tahu apakah semua mengalami pemotongan atau tidak, yang jelas saya menerima laporan dari warga PKM yang mengalami pemotongan,” saat dihubungi awak media jum’at 15/5/20.

Tak hanya ada pemotongan, Ilham Akbar juga menduga Bahwa sistem pencairan dana PKH mengalami penyimpangan.”Saya pernah menanyai beberapa warga bahwa mereka pas pulang dari pengambilan dana, ditengah Jalan dipinta oleh oknum pendamping beserta saudara pendamping,” ucapnya

Penerima PKH

“Dari laporan yang saya terima, oknum pendamping itu bersama saudaranya meminta uang sebesar 100 rbu kebeberapa PKM,” kata Akbar.

Atas adanya laporan tersebut, Akbar menanyakan langsung kepada pendamping tersebut tapi selalu mengelak, Ilham Akbar berharap,agar Dinas terkait turun langsung menegur dan menindak tegas para oknum pendamping tersebut.

Lanjut Akbar,  jika memang diharuskan adanya potongan harusnya dijelaskan untuk apa uang tersebut dan apakah memang pengambilan PKH harus ada Adminitrasi yang dipinta oleh oknum tersebut.

“Karena itu saya berharap Dinas terkait lebih selektif dalam mengangkat para Pendamping tersebut. Jadi jangan asal merekrut orang untuk dijadikan pendamping,” ujarnya.

Menurut salah seorang PKM, Ijah (56) warga kampung batukurut Desa Karangharja Pagelaran, ia menerima Dana PKH  sebesar 600 ribu dan telah dipotong oleh A saudara dari R selaku pendamping Desa. Pemotongan tersebut dipinta dijalan sesudah kepulangan  pengambilan dari Link BRI.

Sementara Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitad Sosial, Enah Rasmanah saat dihubungi melalui watswapp menjelaskan, untuk penerima program PKH Desa Karangharja, saya kurang begitu tahu. Kalau memang itu terjadi dan terbukti ada pemotongan oleh oknum pendamping, silahkan untuk membuat laporan pengaduan untuk saya tindak lanjuti”, tutupnya. (Dri)

 

Facebook Comments

123 DIBACA 1 HARI INI

Redaksi

ADMIN