Perumahan Mutiara Sentosa Di Satroni Maling

DEPOK, NEWSMETRO,CO – Aksi kejahatan pembobolan rumah terjadi di Sawangan Depok. Para bandit  beraksi saat penghuni sedang tidak berada di rumah, menjemput anaknya disekolah.  Nekatnya, aksi kriminal  tersebut dilakukan di siang bolong.

Peristiwa yang terjadi Selasa siang (1/10/2019)  tersebut  menimpa kediaman milik Aan Puguh Darmawan di perumahan Mutiara Sentosa Blok G 12 B RT 02 RW 11 kelurahan Pasir Putih, Sawangan, kota Depok.

Saat sedang di kantor Aan mengaku kaget ketika menerima telepon istrinya yang mengabarkan  bahwa rumah mereka dimasuki maling dengan cara merusak  pintu rumah dan gembok pagar.

Aan merinci, para pelaku berhasil menggasak satu unit Motor jenis Trail, dua unit Laptop, sejumlah STNK motor dan mobil, uang sebesar 4 juta rupiah dan sejumlah perhiasan emas milik istrinya.

“Rumah saya siang itu memang kosong karena istri sedang menjemput anak dari sekolah, tapi Alhamdulillah yang penting keluarga saya selamat,” ujar Aan.

Ketua RW 11 Sulis kepada wartawan menjelaskan siang itu ia mendapat laporan dari istri korban bahwa rumahnya kemalingan. Sampai disana Sulis melihat pintu pagar dan pintu utama rumah rusak dan kamar berantakan.   Kejadian sekitar pukul 1 siang dan diakuinya situasi siang itu memang sedang sepi.

“Saya langsung hubungi Bimas dan Polsek Sawangan,” ujar Sulis.

Tak lama berselang pihak reserse kriminal polsek Sawangan tiba di TKP dan melakukan olah kejadian perkara.

” Saat ini pihak kami masih melakukan lidik dengan mengumpulkan bukti bukti dari TKP seperti CCTV dan sidik jari para pelaku yang jumlahnya lebih dari dua orang dan sudah lama mengincar rumah korban karena tahu rumah korban kala itu sedang kosong,” jelas  Kapolsek Sawangan Kompol Prasetyo ketika dihubungi News Metro Online lewat telepon Selasa malam (1/10/2019)

Prasetyo menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa waspada dengan cara meningkatkan pengamanan di kediaman masing masing dan saling pro aktif mewaspadai setiap orang asing yang masuk di lingkungan mereka.Tak kalah pentingnya ia juga meminta  agar  warga memasang CCTV di rumah masing masing atau setidaknya di tempat tempat yang menjadi area keluar masuk orang.

Sampai saat ini kerugian korban di taksir sekitar 50 juta rupiah. (Norman)

 

Facebook Comments

523 DIBACA 4 HARI INI

Redaksi

ADMIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *