Di Duga Ada Pungli di SMAN 1 Tamako. Tumipa Angkat Bicara.

Bukti Rencana Anggaran Belanja Sekolah (RABS) SMAN 1 Tamako Tahun Pelajaran 2017/2018

SANGIHE, NEWS METRO.CO – Diduga ada Pungutan Liar (Pungli) di SMAN 1 Kecamatan Tamako Kabupaten Sangihe Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Hal tersebut terungkap dari hasil investigasi NEWS METRO.CO beberapa waktu lalu dilapangan.

Data yang diperoleh NEWS METRO.CO menunjukkan, biaya yang dipungut oleh oknum guru terhadap para siswa bervariasi. hebatnya lagi, agar tidak terkesan bahwa pungutan tersebut bertentangan dengan aturan, maka pihak sekolah mensiasatnya dengan meminta partisipasi dari orang tua murid Pada Rencana Anggaran Belanja Sekolah (RABS) SMAN 1 Tamako Tahun Palajaran 2017/2018.

Bukti rencana pengeluaran yang disampaikan pihak sekolah kepada siswa lewat surat edaran dapat kita lihat diantaranya, 1. Kegiatan pengembangan pembelajaran Rp. 12.000.000. II. Kegiatan Osis Rp. 9.000.000. III. Kegiatan penunjang pendidikan Rp. 99.400.000. IV. Kegiatan tambahan Rp. 7.300.000. V. Biaya tak terduga Rp. 2.000.000.

Selain itu ada lagi dana yang dibutuhkan pihak sekolah lewat program Kegiatan Pengembangan Pembelajaran sekolah. Rinciannya sebagai berikut.
1.Pelaksanaan semester ganjil/genap/Mid Rp. 3.000.000. 2. Biaya pra UN tahun 2018 Rp. 1.000.000. 3 biaya UAS/UN tahun 2018 Rp. 1.000.000. 4. Jemput Naska pra UN dan UN tahun 2018 Rp. 1.000.000. 5. Antar UUN di Manado Rp. 2.000.000. 6. Jemput hasil hasil UN di Manado Rp. 1.000.000. 7. Jemput ijazah/ UUN di Manado Rp. 1.000.000. 8. Penulisan ijazah Rp. 1000.000. 9. Antar bukti penerimaan ijazah/SKHUN Rp. 1.000.000.

Untuk kegiatan Osis pihak sekolah mengedarkan edaran dana yang akan dibutuhkan untuk menunjang kegiatan tersebut diantaranya, transport kegiatan pramuka Rp. 1.000.000. perayaan Natal RP. 2.000.000. Transport kegiatan volly Boll putra/i Rp. 2.400.000. Transport Kegiatan Sistel dan Capas Rp. 1.000.000. Transport OSN dan Lomba Rp. 1.000.000. Tansport Kegiatan FLS2N dan Lomba Rp. 1000.000. Transport Kegiatan Popda/02SN Rp.1000.000.

Aksi dugaan Pungutan Liar yang dilakukan SMAN 1 Tamako tersebut, dipandang sangat bertentangan dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 75 Tahun 2016 yang menegaskan bahwa Komite Sekolah, baik perseorangan maupun kolektif dilarang melakukan pungutan dari peserta didik atau orang tua/walinya.
Informasi yang di rangkum NEWS METRO.CO, diduga sekolah tersebut melakukan kiat Pungli untuk memungut dana pada setiap siswa di sekolah tersebut yang berjumlahkan tiga ratusan siswa.

Adapun permintaan para siswa bervareasi, mulai dari empat ratus ribu hingga tujuh ratusan ribu rupiah, di minta menurut keberadaan srata ekonomi dari siswa.

Menurut sumber NEWS METRO.CO bahwa permintaan tersebut disampaikan oknum guru pada rapat orang tua siswa belum lama ini. Diakui oleh sumber ini, pungutan seperti ini dilakuka sekolah tersebut hampir setiap tahun menjelang dan sesudah ujian nasioal.

Terkait dengan adanya dugaan Pungli di SMAN 1 Tamako tersebut, Kepala Bidang (Kabid) SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sulut, Arter Tumipa angkat bicara.
Tumipa saat di konfirmasi media ini melalui nomor ponselnya xxxxx5515, menjelaskan bahwa sangat sangat tidak di perbolehkan pihak sekolah melakukan pungutan liar. Jika benar sekolah tersebut memungut dana diluar ketentuan, pihaknya tidak segan-segan untuk memberikan sanksi. Selain itu akan kami serahkan kepihak yang berwajib untuk di proses secara hukum.

Namun kata Arter, masalah ini tentunya akan kita kroscek terlebih dahulu kebanaran informasi tersebut sebelum pihaknya mengambil langkah – langkah tegas.

Ditambahkan Tumipa lagi, jika sekolah SMAN 1 Tamako merasa belum maksimal dengan anggaran dana BOS, mestinya di masukan dalam program sekolah jauh-jauh hari. Hal itu dimaksudkan agar pada rapat komite sekolah bisa di usulkan untuk dicarikan solusi, imbuhnya.

Diakhir penghujung wawancara dengan NEWS METRO.CO, Arter menegaskan bahwa jika permintaan partisipasi tidak di setujui oleh orang tua murid, maka jangan di paksakan, masalahnya jika dipaksakan, maka konsekuensinya akan berhadapan dengan hukum. Tuturnya menutupi percakapannya dengan NEWS METRO.CO. (Far)

285 DIBACA 1 HARI INI

NEWSMETRO

ADMIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: