Wasekjen LAKI P. 45 Minta Menteri PUPR Jangan Tutup Mata, Proyek Jalan Miangas Kab. Talaud diduga Bermasalah.


JAKARTA, NEWS METRO.CO – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LASKAR  ANTI KORUPSI  (LAKI) P. 45 akan melaporkan proyek – proyek bermasalah yang ada di Provinsi Sulawesi Utara, khususnya di Kabupaten Kepulauan Talaud kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hal tersebut dikatakan Johnny Kuron, Wakil Sekertaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat LASKAR  ANTI  KORUPSI. P.45 kepada Tim News Metro Online.co dikediamannya Sabtu (23/12/2017).
“Benar kami akan laporkan ke KPK beberapa proyek yang bermasalah di kepulauan Kabupaten Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, laporannya berikut foto-foto sudah dilengkapi, tinggal menunggu waktunya, kemungkinan laporannya akan kami serahkan ke KPK awal Januari 2018 usai perayaan Tahun Baru,” ujarnya.
Yang akan  kami laporkan ada beberapa proyek di Kepulauan Kabupaten Talaud yang diduga anggarannya dikorupsi. Salah satunya  proyek pembuatan jalan di Miangas, Kepulauan Kabupaten Talaud  yang dikerjakan oleh PT. Mawatindo Road Contruction sebesar  40 miliar menggunakan dana APBN Tahun Anggaran 2017.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek itu berinisial DT. Yang paling bertanggug jawab dia. Jadi dia akan  kami laporkan kepada KPK. Selain ke KPK  kami juga akan melaporkan kasus itu langsung kepada Dirjen Kementerian PUPR.
Kalau terbukti  ada Korupsi pada proyek pembuatan jalan di Miangas, Kepulauan Kabupaten Talaud itu, maka secara kelembagaan, LASKAR ANTI KORUPSI  minta agar DT segera dicopot dari jabatannya sebagai PPK, pinta Johnny.
Kalau laporan kami tidak  ditanggapi oleh KPK maupun Menteri PUPR, maka atas nama LAKI kami akan turunkan pasukan untuk lakukan aksi unjuk rasa secara besar-besaran di kedua instansi tersebut.
Jadi kami minta agar jangan main-main dengan laporan kami.  Komisi Pemberantasa Korupsi sudah tidak asing lagi dengan Lembaga kami, karena sudah berkali-kali kami berunjuk rasa didepan KPK. Penonton Televisi juga sering  melihat  Mobil Komando kami di televisi.   Jelas Wakil Sekretaris Jenderal Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 Johnny Kuron.
Sementara menjawab pertanyaan News Metro.co, Johnny mengatakan bahwa proyek yang diduga bermasalah tersebut terungkap dari hasil investigasi tim nya beberapa waktu dilapangan.  
“Temuan proyek yang diduga kental terhadap Korupsi itu, terungkap dari hasil investigasi  tim saya yang ada di Kepulauan Kabupaten Talaud. Pasalnya anggotanya tersebar di tiga Kepulauan Kabupaten tersebut sehingga proyek-proyek yang bermasalah di Kepulauan Kabupaten Talaud, Sangihe dan  Sitaro tidak bakal lolos dari pantauan kami,” imbuhnya.
Masih pada kesempatan yang sama,  Johnny kembali mengingatkan  kepada Menteri  PUPR agar  tidak menutup mata dan tidak bersikap masa bodoh terhadap proyek-proyek yang bermasalah di Provinsi Sulawesi Utara. Pasalnya dari investigasi kami dilapangan, banyak ditemukan proyek yang berbau KKN di wilayah Provinsi tersebut.
Mudah-mudahan dengan dilaporkannya proyek pembuatan jalan di Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud ini,  KPK bisa menggungkap semua proyek bermasalah lainnya yang selama ini tidak tersentuh  oleh aparat penegak hukum lainnya, ujarnya.
Yang sangat disayangnya, DT selaku PPK yang  berkali-kali dihubungi News Metro.co lewat telepon selulernya, jawabannya hanya nomor yang anda tujuh sedang tidak aktif atau berada diluar jangkauan.
Hingga berita ini diturunkan,  Pejabat Pembuat Komitmen proyek pembuatan jalan di Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara  sebesar 40 miliar yang terindikasi bermasalah tersebut, belum dapat dikonfirmasi. (TIM)  
Facebook Comments
87 DIBACA 1 HARI INI

Redaksi

ADMIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *