Kawah Sileri Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng Banjarnegara Jateng Terjadi Letusan Freatik.


BANJARNEGARA, NEWS METRO ONLINE – Kawasan wisata dataran tinggi dieng desa Kepakisan Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah, pada minggu 02/07/2017 pukul 12.00 siang hari telah terjadi letusan gas (freatik) dilaporkan terjadi diarea sekitar kawasan kawah sileri.

Kepada media News Metro, Kepala pos pengamatan gunung api dieng Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMG) bp Surip, yang di hubungi via telpon pada sore hari setelah terjadi letusan mengatakan, “bahwa letusan gas (freatik) terjadi pada siang hari pukul 12.00 wib saat ramenya pengunjung wisata yang menikmati liburan di kawasan gunung dieng.
Menurut surip, tingginya letusan freatik mencapai hingga 50 meter, sampai di parkiran ‘waterboom. Dalam letusan tersebut mengeluarkan lahar dingin.  tidak ada korban jiwa, “ungkap Surip.
Data yang di himpun sementara oleh Kepala pos pengamatan gunung api dieng Surip menjelaskan, hingga saat ini dalam kejadian tersebut ada sekitar 16 wisatawan yang tersebar diseluruh Jawa Tengah saat menikmati liburan di gunung dieng di sekitar kawah sileri mengalami luka ringan hanya terkena percikan abu lahar dingin yang tidak berbahaya. Rata-rata dari semua korban wisatwan hanya terkena

lumpur dan kaki terkilir atau lecet. Dan untuk sementara mendapat perawatan  ringan di Puskesmas Batur kawasan Dieng. Untuk mengantisipasi terjadi letusan tersebut semua pengunjung dan warga setempat di minta untuk meningalkan lokasi dan untuk area kawah sudah disetirilisasi , di mungkinkan kejadian tersebut berpotensi akan menimbulkan letusan susulan,” ujar Surip .

Masih di kutip dari kata Surip kepada news metro mengatakan , PVMBG sejak tgl 24 Juni 2017 telah merekomendasikan radius bahaya hingga mencapai 100 meter. Dalam kejadian ini , kami belum mengetahui apakah radius bahaya akan diperluas atau tidak. Itu tergantung dari pusat, kami masih mengumpulkan data datanya,” jelas Surip.
Secara terpisah, menurut  Kepala pelaksana harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara Arief Rahman saat di hubungi oleh media news metro  melalui via phone mengatakan, “pihaknya sedang menelusuri lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan pendataan.
“Atas kejadian peristiwa tersebut demi keamanan dan keselamatan , maka obyek wisata kawah sileri untuk sementara di tutup hingga peristiwa tersebut dinyatakan aman dan bisa di buka kembali, jelas Arief singkat menutup pembicaraan.(tim news metro/pati).
4 DIBACA 1 HARI INI

NEWSMETRO

ADMIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: