Takut Dikonfirmasi Soal Dana Desa, Hukum Tua Kamanga Lari Gunakan Sepeda Motor.


Hukum Tua Kamanga Lari Takut Dikonfirmasi
MINAHASA, NEWS METRO ONLINE – Meski  pemerintah pusat tidak henti – hentinya menghimbau agar Dana Desa (DD) dikelola secara transparan oleh para Kepala Desa,  nampaknya himbauan tersebut sama sekali tidak di gubris oleh Hukum Tua (Kepala Desa) Kamanga, Kecamatan Tompaso, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Berinisial DW.

Hal tersebut terungkap Sabtu (17/6/2017) ketika News Metro Online dan Keua LSM Pijar Keadilan Sulut, James Tuju akan menemui DW dikediamanya.
Ironisnya, ketika mengetahui kalau kedatangan Wartawan dan LSM ini tujuanya akan melakukan konfirmasi  soal Dana Desa tahap pertama yang 

dikucurkan pemerintah ditahun 2017, tanpa basa basi, diam – diam Hukum Tua tersebut  mengambil sepeda motornya kemudian lari meninggalkan kedua tamunya.  

Terkait dengan itu, muncul pertanyaan dikalangan LSM dan Wartawan bahwa kemungkinan benar informasi yang disampaikan oleh masyarakat setempat dimana selama ini   pengelolaan Dana Desa oleh DW  diduga banyak penyelewengan sehingga  dia enggan dikonfirmasi.
Seperti halnya sikap arogan  DW, hal yang sama dilakukan juga oleh oknum pejabat Desa Kamanga  yang belakangan diketahui adalah Bendahara. Hebatnya Bendahara ini, ia memiliki strategi sendiri untuk menghindar dari pertanyaan wartawan.
Agar wartawan dan LSM  tidak menanyakan masalah Dana Desa, ia menciptakan konflik dengan mengatakan bahwa Ketua LSM Pijar Keadilan Sulut, James Tuju dan wartawan News Metro Online adalah abal – abal. Dengan alasan tersebut akhirnya ia tidak mau meladeni keduanya.
Camat Tompaso, Meidy Kentjem, ketika di konfirmasi via ponselnya 082347xxxxxxx mengatakan bahwa selaku Camat ia berjanji akan memberi bimbingan kepada para bawahannya. (far.)
Facebook Comments
32 DIBACA 1 HARI INI

Redaksi

ADMIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: