Dibawa Guyuran Hujan Deras, Benny Mamoto Lantik Pengurus KKK Kab. Bogor Periode 2013 – 2016

Ketua Umum K3 Benny Mamoto foto bersama  K3 Kab. Bogor
Cibinong, Bogor, NM  Online – Waktu yang singkat serta Lebatnya Hujan yang  setiap hari mengguyur Kabupaten Bogor, ternyata  bukan halangan  bagi puluhan Panitia Pelaksana Pelantikan  PengurusKerukunan  Keluarga  Kawanua  (K3) KabupatenBogor.
Alhasil, pada Sabtu sore (1/3) bertempat di  Gedung Tegar Beriman Pemkab Bogor, Jawa Barat  puluhan pengurus K3 Kabupaten Bogor Masa Bakti 2013 – 2016  dilantik oleh Ketua Umum K3 Irjend Pol. (Purn)  DR. Benny J. Mamoto.
Dalam prosesi pelantikan tersebut,  Ketua Umum K3  Benny Mamoto memakaikan  baju  adat Sulawesi Utara berwarna hitam serta selendang berwarna merah yang di-ikatkan ke pinggang Ketua Umum K3 Kabupaten Bogor  Deny Pangkerego, disusul dengan pemakaian topi hitam  yang hampir menyerupai peci ole Benny Tengker selaku Ketua Penasihat K3 kepada Deny Pangkerego.
Usai pemekaian baju selendang dan topi, dilanjutkan dengan  Prosesi  pelantikan secara adat Sulawesi Utara  oleh Yessi Wenas selaku Ketua Adat menggunakan daun tawaang serta pedang yang  diusapkan masing masing dua kali di kiri kanan pundak  Deny Pangkerego.
Dalam acara tersebut,, Ketua Umum K3 Kabupaten Bogor  Deny Pangkerego Bsc memaparkan VISI yaitu SI TOU TIMOU TUMOU TOU (Manusia Hidup Saling Menghidupkan Manusia). Serdangkan MISI Nya adalah,  MENJAGA DAN MENINGKATKAN TALI PERSAUDARAAN YANG MEMPERSATUKAN MASYARAKAT MINAHASA/ TOU KAWANUA DI PERANTAUAN YANG ADA DI CIBINONG KABUPATEN BOGOR DAN SEKITARNYA.  
Acara tersebut dihadiri  oleh kurang lebih 400 tamu undangan.  Selain diahdiri oleh Ketua Umum K3 Irjand. Pol. DR. Benny Mamoto,  Ketua Penasihat K3 Benny Tengker serta  Kapala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pamkab Bogor,  terlihat juga hadir dalam acara itu, Pengurus Keluarga Besar Taman Iskandar Muda (Aceh), Pengurus Suku Duka Hindu Dharma Banjar Cibinong, Parisada Hindu Dharma Kab. Bogor, Pengurus BPPKB/Keluarga Banten, Pengurus Flobamora Kab. Bogor, Kerukunan Banyumasan Warga Bogor,Keluarga Besar Madura, Keluarga Jawa Timur, Keluarga Besar Dayak, Kerukunan Keluarga Kalimantan Selatan, Ikatan Keluarga Besar Sumatera Selatan, Pengurus Resort (Gibas) Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi serta Etnis dan Ormas lain yang ada di Kabupaten Bogor.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor mengucapkan terima kasih kepada warga K3 Kabupaten Bogor atas  ditampilkannya seni budaya Sulawesi Utara di Gedung Tegar Beriman Kabupaten Bogor.
“Saya kagum melihat penampilan Grup Musik Kolintang, Tarian Maengket serta kambasaran. Terus terang semua kesenian Sulawesi Utara yang ditampilkan disini baru pertama kali saya lihat. Untuk itu saya meminta  kepada pengurus K3 Cibinong agar terus bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor agar dapat menampilkan kesenian – kesenian Sulawesi Utara pada setiap acara yang diadakan Pemkab Bogor,” pintanya.
“Pemkab Bogor sekarang ini sudah memiliki Gedung Kesenian.  Bersamaan dengan  itu,  saya mempersilahkan untuk mempergunakannya. Kesenian warga Sulawesi Utara yang baru pertama kali ditampilkan di Gedung Tegar Beriman hari ini akan saya sampaikan kepada Bupati.” Imbuh Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Pemkab Bogor  yang langsung disambut dengan tepukan tangan yang meriah dari  ratusan undangan.
Sementara Ketua Umum K3 Irjend. Pol. (Purn) DR. Benny Mamoto dalam sambutannya meminta kepada semua pengurus K3 Kabupaten Bogor agar ikut berperan mengambil bagian membangun Kabupaten Bogor dengan cara menanam seribu pohon.
“Untuk mencegah  agar tidak terjadi bencana seperti di Sulawesi Utara, maka untuk menjaga lingkungan, dalam program kerja  jangka pendek saya minta agar pengurus K3 Kabupaten Bogor  melakukan penanaman seribu pohon. Untuk pohon – pohonnya nanti saya minta dari  kementerian  Kehutanan, tegas Beny Mamoto.
Selain Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor serta Ketua Umum K3, Ketua Etnis Sumatera Selatan juga diberi kesempatan untuk menyampaikan sambutannya.
Dalam sambutannya, Ketua Etnis Sumatera Selatan ini meminta  kepada  semua Etnis untuk sama – sama menjaga keamanan serta kedamaian di Kabupaten Bogor.
“Mari kita sama – sama menjaga keharmonisan antara  Etnis serta menciptakan kerukunan  antar umat beragama  di Kabupaten Bogor. Hal tersebut dimaksudkan agar  kita bisa hidup berdampingan tanpa membeda – bedakan agama.”   Damai itu indah, ujar Ketua Etnis Sumatera Selatan yang dikenal memiliki segudang pergaulan ini.
Ketua Pelantikan Pengurus K3 Kabupaten Bogor, Winson Tirtasamudra Dotulong ,BA  dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf karena terdapat banyak kekurangan dalam acara ini.
“Saya akui bahwa dalam persiapan pembentukan Panitia Pelantikan yang hanya memakan waktu dua Minggu  ini terdapat banyak kekuranga. Untuk itu saya dan seluruh panitia menyampaikan maaf yang sebesar – besarnya kepada semua undangan atas segala kekurangannya.”  
Acara yang diguyur hujan deras tersebut, berjalan aman  dan damai. Dipenghujung acara  ditutup dengan  Pegelaran Seni Budaya Minahasa oleh Yayasan Institut Seni Budaya Sulawesi Utara berupa Tarian Maengket, Tarian   Cakalele, tarian Kabela, Musik Kolintang,  tarian Katrili serta foto bersama. (Johnny Kuron)   
  
  

Facebook Comments
58 DIBACA 3 HARI INI

Redaksi

ADMIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: