Ditemukan Penimbunan Gula Ilegal Malaysia Di Kabupaten Melawi Kalbar

Melawi (Kalbar), NM – Belum lama ini ditemukan puluhan  tumpukan Karung gula Ilegal di salah satu Ruko (Rumah Toko) yang di jadikan Gudang untuk menyimpan Gula-gula illegal seludupan dari Malaysia.  Di duga gula tersebut milik  RB salah seorang pengusaha Mini Market di Nanga Pinoh yang seminggu sekali  satu hingga dua unit Truck bermuatan Ratusan karung gula illegal asal Malaysia sering di Bongkar di Gudang Ruko yang berlokasi di KM 3 desa Tanjung Tengang  berdekatan dengan SPBU.
Berdasarkan keterangan Kapolda Kalbar
yang di lansir oleh salah satu media lokal terbitan Kalimantan Barat beberapa waktu lalu, dikatakannya  akan Menindak pemain barang-barang illegal, mulai dari Gula Malaysia,  illegal logging,  peti  dan pelanggar  hukum lainnya di wilayah hukum polda Kalimantan Barat.
Bersamaan dengan itu Kapolda juga menegaskan, akan Menindak tegas para oknum nakal yang  terlibat dalam penyeludupan Gula illegal. Hal senada di tegaskan juga oleh panglima kodam XII Tanjung Pura melalui  perwira penerangan Kodam dimana dikatakan akan menindak  tegas jika ada anggotanya  yang terlibat  dalam penyeludupan Gula dan Kayu illegal,  terangnya.
Berdasarkan investigasi  wartawan di lapangan, Acap kali di temukan Gula dan Kayu-kayu Ilegal  dengan  bebas  lalulalang  di Kota Nanga Pinoh  yang merupakan pusat perekonomian Kabupaten Melawi untuk diedarkan di Kabupaten Melawi. 
Tidak menutup kemungkinan  ada oknum aparat  yang ikut  terlibat  dalam melancarkan aksi illegal barang – barang tersebut. Buktinya hingga kini belum ada satupun pelaku penyeludupan gula illegal dari Malaysia  maupun kayu illegal di kabupaten Nanga Pinoh yang ditangkap polres Melawi. 
Benny Panjaitan, Koordinator  Nusantara Corruption watch (NCW) wilayah Timur Kalimantan Barat mengatakan sangat menjujung tinggi komitmen Kapolda Kalbar dan Pangdam XII Tanjung Pura yang akan Menindak tegas para  oknum-oknum bawahannya yang terlibat dalam peredaran barang illegal tanpa terkecuali.  “Kalau mau menegakan Supremasi  hukum di Negeri ini, harus dilakukan  dengan tegas  tanpa pandang bulu dan pilih kasih.” tegas, Koordinator  Nusantara Corruption watch wilayah Timur Kalimantan Barat, Benny Panjaitan.
Jangan Hanya rakyat kecil saja yang jadi korban Karena barang illegal, Akan tetapi para Cukong berkantong Tebal  tidak tersentuh  Hukum, padahal  semua Warga Negara Indonesia sama dimata hukum, lanjut  Benny. (Jhon)

Facebook Comments
86 DIBACA 1 HARI INI

Redaksi

ADMIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: