Penjual Togel Keliling Kampung, Diringkus Polisi

Semarang, News Metro Online
Tiga penjual togel ini tak mau beroperasi secara konvensional. Alih-alih buka lapak, mereka memilih ngider keliling kampung. Namun baru dua hari beraksi, sudah ditangkap polisi. Namun menurut keterangan aparat, mereka sudah lama berjualan, bukan cuma dua hari.
Ketiga penjual ‘kupon mimpi’ yang ditangkap itu adalah Bambang Haryanto (29) warga Kalirejo, Kangkung sebagai pengepul, Muhamad Sodikin (33) dan Djuremi (37) keduanya warga Karangayu, Cepiring sebagai pengecer. Mereka ditangkap saat melakukan transaksi di rumah konsumen di Desa Karangayu.
Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan barang bukti empat ponsel, uang Rp 70 ribu, tiga lembar rekapan nomor yang telah keluar, satu buku bendel untuk
menghitung setoran, dan satu polpen.
Kapolres Kendal AKBP Kusdiantoro melalui Kasubag Humas AKP Suratno mengatakan, terbongkarnya kasus ini berawal dari laporan warga yang resah dengan adanya judi togel di sekitar lingkungannya. Polisi yang menerima informasi dari warga segera melakukan pengintaian. Semula petugas kesulitan menangkap tersangka, karena mereka tidak menunggu pembeli, tetapi melakukan jemput bola.
“Setelah mengintai beberapa hari, kami berhasil menangkap ketiga tersangka saat bertransaksi,” kata Suratno didampingi Kaur Bin Ops Sat reskrim Iptu Abdullah Umar.
Dijelaskan, modus tersangka dengan angka-angka beserta besarnya transaksi yang akan di pasang pembeli melalui SMS. Mereka juga melayani pembeli dengan langsung mendatangi calon konsumen.
Dari pengakuan Salah satu tersangka, Bambang Haryanto mengaku, menerima upah 5 persen dari hasil penjualannya. Dia berdalih baru berjualan togel dua hari dan hasilnya untuk membeli rokok. Karena perbuatannya, tersangka harus menjalani kehidupannya sehari-hari di balik jeruji besi di Mapolres Kendal. Mereka dijerat Pasal 303 KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara.
‘’Kami tidak akan berkompromi dengan segala bentuk perjudian di Kabupaten Kendal. Siapa pun yang melakukan akan kami hukum sesuai undang-undang yang berlaku,” tambah Iptu Abdullah Umar.
(Rozichan & Wahyu Saputra)
Facebook Comments
14 DIBACA 1 HARI INI

Redaksi

ADMIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: