Pungli di Samsat Kabupaten Bogor Terang-Terangan

Kantor Bersama Samsat Kab, Bogor Yang diduga Sarang Pungli

Kabupaten Bogor, News Metro Online
Sekalipun  sudah berkali – kali  pergantian Kapolres maupun Kasat Lantas di Polres Bogor Kabupaten, namun tidak satupun yang berniat  untuk menghentikan aksi Pungutan Liar (Pungli) di samsat ini.
Dari hasil investigasi News Metro  beberapa waktu lalu di lapangan, didapati sejumlah oknum petugas loket cek fisik sedang melakukan aksi Pungli terhadap para pemilik kendaraan. Nampaknya para oknum petugas yang sudah terkontaminasi dengan uang ini sudah tidak malu – malu  lagi untuk berterus terang  meminta uang haram kepada para pemilik kendaraan. Ironisnya lagi, sekalipun aksi Pungli tersebut sudah menjadi rahasia umum, namun tidak terlihat sedikitpun adanya tanda – tanda dari Kapolres Bogor Kabupaten, AKBP Herry Santoso maupun Kasat Lantas Polres Bogor Kabupaten, AKP Zainal Abidin  untuk  menghentikan aksi pemerasan tersebut. Malah sebaliknya terkesan menutup mata, seolah – olah tidak mengetahui adanya aksi Pungli  yang diduga direstui oleh kedua pimpinan tersebut.
Sementara data yang diperoleh News Metro  menunjukan, biaya pengurusan cek fisik kendaraan roda dua, diminta oleh oknum petugas sebesar 10 ribu rupiah. Sedangkan untuk kendaraan roda empat atau lebih, 20 ribu rupiah.
Aksi Pungli di samsat Polres Bogor kabupaten ini, bukan hanya di cek fisik saja, namun hal yang sama dilakukan juga   oleh oknum petugas  mutasi kendaraan.
Dari pantauan News Metro, biaya  mutasi kendaraan roda dua  yang keluar dari  Kabupaten Bogor, diminta oleh oknum petugas sebesar 250  ribu rupiah, sedangkan untuk biaya kendaraan masuk ke Kabupaten Bogor 650   rupiah. Padahal dalam Peraturan Pemerintah (PP) 50 tahun 2010,  dijelaskan bahwa  biaya mutasi kendaraan hanya 75 ribu rupiah, sedangkan untuk proses cek fisik tidak dipungut biaya sepeserpun.
Sekalipun sudah diatur dalam PP 50 tahun 2010 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), namun peraturan tersebut sama sekali tidak digubris oleh Kapolres maupun Kasat lantas Bogor Kabupaten. Untuk itu diminta agar Kapolda Jawa Barat, Brigjen Pol. Putut Eko Bayuseno segera bertindak. Pasalnya, kalau aksi Pungli di samsat kabupaten Bogor ini tetap dibiarkan, maka tidak menutup kemungkinan akan merusak citra polri di mata masyarakat. Selain itu,  dikuatirkan akan bermunculan oknum – oknum yang bermental korup di samsat Kabupaten Bogor.
Berkaitan dengan itu, diminta agar Kapolda Jawa Barat segera  menindak lanjuti masalah ini secara serius, agar di era reformasi ini masyarat dapat merasakan pelayanan yang se adil adilnya. Bila perlu, oknum – oknum yang merestui aksi Pungli tersebut segera di mutasi. Demikian Holan Simorangkir, SH, pengacara yang pernah  membela Polri dalam kasus  pengeboman Mabes Polri beberapa tahun lalu, saat ditemui  News Metro beberapa waktu lalu. (Johnny Kuron)  

Facebook Comments
204 DIBACA 3 HARI INI

Redaksi

ADMIN

Satu tanggapan untuk “Pungli di Samsat Kabupaten Bogor Terang-Terangan

  • 30 Juli 2012 pada 09:51
    Permalink

    Setuju,memang jaman sekarang itu pengurus2 berwenangnya sudah ga punya malu lg ngelakuin pungli ke pemilik kendaraan,kita udah punya niat baik untuk membayar pajak ehh masih didzolimi juga.dasar

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: