Proyek Rehabilitasi Dan Pemeliharaan Rambu Lalu lintas Di pertanyakan

Tangerang, News Metro Online
          Proyek  rehabilitas dan pemeliharaan rambu rambu lalu lintas senilai Rp.  93.025.000  yang di anggarakan memalui APBD 2010 yang di laksanakan Di Dinas Perhubungan Kab. Tangerang, menjadi pertayaan dari berbagai elemen masyarakat, pasalnya kegiataan rehabilitas dan pemeliharaan yang di maksud diduga bermasalah,
Ibnu Haldun Ketua LSM Komunitas Masyarakat Pemantau Kriminalitas ( KOMPAK ) Tangerang kepada wartawan mengatakan bahwa kegiatan di Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kab. Tangerang khususnya di bidang lalu lintas dan Angkutan banyak sekali yang perlu di disikapi, persoalannya, masalah proyek rehabilitasi dan pemeliharaan yang di maksud dimana lokasinya, dan berapa titik juga apa saja yang di pelihara, ini harus jelas penyerapan anggarannya. Jelas Haldun.
          Haldun juga menanbahkan bahwa Di dinas Perhubungan khususnya di bidang Lalu lintas dan Angkutan cukup besar anggarannya dari berbagai kegiatan di antaranya pengadaan rambu rambu lalu lintas, pengadaan marka jalan, dan pengadaan pagar pengaman jalan, yang di laksanakan di dishub Kab. Tangerang di duga banyak bermasalah, ungkap Haldun di sela sela kesibukannya melakukan telah kritis tentang kegiatan di Dishub Kab, tangerang yang di duga bermasalah sebagai bahan untuk laporan untuk menindak lanjuti temuan lembaganya.
          “ silahkan tanyakan Kepada kepala SKPD atau Kabid yang bersangkutan di mana saja tempat yang di rehabilitasi dan di pelihara rambu rambu lalu lintas dan beberapa titik, sekalian tanyakan berapa meter pagar pengaman jalan yang harus di bangun yang menghabiskan    Rp.336.275.000 dan juga pengadaan marka jalan Rp. 755.455.000 seperti apa sih marka jalan yang di maksud ada berapa pcs jenisnya apa saja” tegas ketua LSM KOMPAK Tangerang.
          Samsul Anwar Kabid Lalin dan Angkutan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan informatika Kab. Tangerang ketika di komfermasi Wartawan terkait persoalan tersebut mengatakan, bahwa dirinya baru dua bulan menjabat di Dishub, terkait kegiatan yang di maksud sudah barang tentu tidak mengetahui dan mempersilahkan menanyakan kepada pejabat sebelumnya.” Saya baru pindah mas jadi saya tidak mengetahui apa yang di tanyakan teman-teman, kebetulan pejabat lamanya sudah Pindah ke BAPEDA” terang samsul di ruang kerjanya. Jumat 12/08.  ( SF/Mey )
Facebook Comments
25 DIBACA 1 HARI INI

Redaksi

ADMIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: